UEFA CHAMPIONS LEAGUE
Rabu, 12 Desember 2018 – 03:00 WIB
AS Monaco Borussia Dortmund

Kembalinya “Torpedo” ke Formula 1


Daniil Kvyat

Daniil Kvyat akan kembali membalap untuk Toro Rosso dalam ajang F1 2019 untuk menggantikan Pierre Gasly yang pindah ke Red Bull. Nama yang tidak asing. Kvyat terkenal karena gaya membalapnya yang terkesan “ngawur” dan “urakan”. Saya masih ingat dengan kontroversinya dengan Sebastian Vettel saat di GP China 2016. Saat itu Vettel (Ferrari) menganggap jika Kvyat (Red Bull) telah membuatnya dalam bahaya, bahkan terjadi tabrakan. Kejadian tersebut membuat media-media online dan cetak fokus memberitakannya.

Kvyat yang lahir pada 25 April 1994 adalah pembalap akademi Red Bull. Jadi, tidak heran jika namanya begitu melekat pada tim ini. Debut Kvyat di F1 adalah saat bergabung dengan Toro Rosso pada 2014, kemudian dipromosikan ke Red Bull pada musim berikutnya. Penampilannya cukup bagus saat bersama Red Bull. Namun, penampilan yang tidak konsisten membuatnya harus didepak dari Red Bull ke Toro Rosso. Toro Rosso sendiri adalah tim B milik Red Bull. Bersama tim B-nya Red Bull, penampilan Kvyat kian memburuk. Akhirnya dia pun dipecat pada penghujung 2017. Tim asal Italia, yakni Ferrari pun melirik pembalap asal Rusia tersebut kemudian sempat menjadikannya sebagai pembalap pengembang.

Ketika Kvyat menjadi pembalap pengembang untuk Ferrari, namanya kembali mencuat. Dia bahkan sempat menjadi nama teratas untuk mengisi satu kursi kosong yang ditinggalkan Gasly.

Saya merasa senang dengan kembalinya Kvyat ke F1. Semoga penampilannya bisa konsisten dan setidaknya bisa memberi perlawanan agar F1 kembali ramai dengan drama-drama yang terjadi.

Tags: Daniil Kvyat; Scuderia Toro Rosso; Aston Martin Red Bull Racing TAG Heuer; Formula 1; F1.
Kembalinya “Torpedo” ke Formula 1 Kembalinya “Torpedo” ke Formula 1 Reviewed by Beny Oki Sugiarto on 12/06/2018 10:49:00 AM Rating: 5

20 komentar:

  1. kelahiran tahun 1994 ya, ternyata masih muda

    BalasHapus
  2. Wajah ganteng jago balap, saya banget ini mah.. wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wih, jangan-jangan Mas Maman malah ngefens dadakaan, nih?

      Hapus
  3. Masih muda tapi sudah punya prestasi luar biasa

    BalasHapus
  4. justru bagi saya daniil itu nama yang asing buat saya. maklum tidak pernah mengikuti perkembangan F1.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sampean datang di blog yang tepat, Mas. Kebetulan di sini saya lagi bahas yang kayak beginian.

      Hapus
  5. saya kurang ngikutin trend otomotif, baru tau ternyata ada yah sekolah khusus pembalap, di Indo ada ga ya !!!

    BalasHapus
  6. Yakinnn muda beut.. wkwkkw.
    Saya balapan cma tau rossi.. sama stunya saya lupa namanya pedrosa kalau nggk salah. Wkwkwkw

    BalasHapus
  7. Usianya masih terbilang brondong tapi prestasinya ngga receh.
    Meteor baru nih namanya ...

    BalasHapus
  8. Saya punya temen yg hobinya nonton balap F1 di TV, pokoknya kalo dengar ceritanya seru deh...

    BalasHapus
  9. Sebenarnya saya suka sih dgn perkembangan berita F1, tp gak hafal satu dua nama2 orangnya, hehe... maklum, cuma nonton tok..

    BalasHapus
  10. Balasan
    1. Ya, semoga. Kapan ya Rossi dan Marquez bisa membalap di F1? Ha ha.

      Hapus
  11. mungkin karena masih muda sob jadi ingat simoncelli

    BalasHapus
  12. Pembalap muda & tamvan itu kok kayaknya berkarisma banget ya hahahha

    BalasHapus

Anda diharapkan membaca artikel ini dalam keadaan sadar dan tidak dalam paksaan pihak mana pun!

Beny Beny Oki Sugiarto - Penggemar Borussia Dortmund yang berharap Asami (LOVEBITES) kembali muda dan suatu saat nanti bisa membentuk supergroup bersama dengan Aldious, BAND-MAID, Cyntia, dan Mary's Blood.
Diberdayakan oleh Blogger.