UEFA CHAMPIONS LEAGUE
Rabu, 12 Desember 2018 – 03:00 WIB
AS Monaco Borussia Dortmund

Analisis Aldious: Monster


Aldious - Monster

Aldious telah membuat gebrakan jelang akhir tahun 2018. Gebrakan yang mereka buat adalah dengan merilis mini-album bertajuk “ALL BROSE” dengan jumlah sebanyak 4 lagu pada 21 November 2018 lalu. Mereka merilisnya ke dalam dua versi, yaitu CD (regular) dan CD+DVD (limited). Lagu yang menjadi andalan di mini-album ini berjudul “Monster” dengan ketukan drum cepat oleh Marina.

Seperti biasa, jika didengarkan, gaya vokal Re:NO tidak banyak berubah. Dia tetap bernyanyi dengan ciri khasnya seperti gaya penyanyi pop. Padahal, Aldious mengusung aliran dasar musik melodic metal.

Analisis

“Monster” menampilkan lirik dasar bahasa Jepang. Namun, ada beberapa bahasa Inggris yang disisipkan ke dalam liriknya tersebut. Di sisi lain, gaya bernyanyi Re:NO lebih ke aliran penyanyi pop. Nah, inilah salah satu fusion musik pop dan metal. Berhubung mini-album “ALL BROSE” ini adalah proyek baru maka busana yang dikenakan para anggota Aldious juga baru. Lihatlah mereka dengan gaun-gaun cantik yang dikenakan.




Tidak ada pemandangan khusus di latar tempat pengambilan gambar di video klip ini. Semua serba polos. Namun, ada bagian cerita ketika Re:NO masuk ke dalam sel-sel besi layaknya seorang tahanan. Saya rasa mereka membuat video klip dengan simpel dengan hasil yang cukup bagus.

• Re:NO (Vokal)


Saya melihat pemandangan lain di luar penampilan Re:NO dengan memakai dua gaun yang berbeda, yakni warna hitam dan putih. Yang menjadi pembeda adalah tato di lengannya. Sekarang tato miliknya sudah semakin banyak.

• Toki (Gitar)


Warna merah muda tampaknya masih diusung oleh sang gitaris, Toki. Dia masih mempertahankan warna tersebut di busana yang dipakainya, serta gitarnya.

• Yoshi (Gitar)


Kalau Toki serba warna merah muda, lain halnya dengan Yoshi yang juga mempertahankan warna merah dominan di busana yang dipakai.

• Sawa (Bass)


Gaya headbang-nya selalu dirindukan ketika memutar-mutarkan kepalanya, sehingga rambutnya ikut berputar. Ini mengingatkan saya kepada kejayaan Aldious di masa lalu.

• Marina (Drum)


Marina melakukan gerakan cepat mengingat lagu ini memiliki tempo cepat. Maka dia pun memakai dua pedal bass drum untuk mengimbangi.

Berikut ini adalah lagu “Monster” milik Aldious yang diunggah ke akun YouTube resminya pada 7 November 2018 lalu:


© Aldious

Tags: Analisis Aldious - Monster; Membahas lagu dan video klip Aldious - Monster; Review Aldious - Monster.
Analisis Aldious: Monster Analisis Aldious: Monster Reviewed by Beny Oki Sugiarto on 11/16/2018 04:17:00 PM Rating: 5

7 komentar:

  1. dari grup yang satu ini yang akhir tahun 2018 ini bakal ngeluarin ALL BROSE paling suka sama SAWA basis cuantik yang bohay

    BalasHapus
  2. video musiknya simple tapi agak dark ya. sesuai sama judulnya sih monster.

    BalasHapus
  3. Fusion parpaduan pop dan metal...keren. tapi di Indonesia tentunya ada yang lebih keren lagi, fusian gitar dan suling, jadinya Tarling. Fusian rock dan dangdut, jadinya Rockdut.

    BalasHapus
  4. Nyari-nyari informasinya karena belum pernah tahu soal ini qiqiqiq.

    BalasHapus

Anda diharapkan membaca artikel ini dalam keadaan sadar dan tidak dalam paksaan pihak mana pun!

Beny Beny Oki Sugiarto - Penggemar Borussia Dortmund yang berharap Asami (LOVEBITES) kembali muda dan suatu saat nanti bisa membentuk supergroup bersama dengan Aldious, BAND-MAID, Cyntia, dan Mary's Blood.
Diberdayakan oleh Blogger.