UEFA CHAMPIONS LEAGUE
Rabu, 12 Desember 2018 – 03:00 WIB
AS Monaco Borussia Dortmund

Tingkat Kecadasan Musik Dreamcatcher dengan Tema Horor yang Diusung


© Happy Face Entertainment / Dreamcatcher

Dreamcatcher adalah girl group asal Korea Selatan yang awalnya terbentuk dengan nama MINX pada 2014. Kemudian MINX berganti nama menjadi Dreamcatcher pada 2017 dengan penambahan 2 anggota baru, yaitu Handong dan Gahyeon. Sumber lain mengatakan jika penggantian nama MINX menjadi Dreamcatcher dikarenakan pamor menurun. Akibatnya kurang bisa bersaing dengan grup lain. Saya rasa ini adalah strategi Happy Face Entertainment selaku label yang dinaungi Dreamcatcher untuk mengangkat kembali pamor yang kian meredup.

Tingkat Kecadasan Aliran Musik

Banyak yang berpendapat jika Dreamcatcher adalah girl group penganut aliran musik metal. Saya justru kurang sependapat tentang hal ini. Setelah mendengar musik-musiknya, mereka sebenarnya cenderung mengusung musik pop dengan sedikit sentuhan musik rock yang cepat.

Tidak mudah mengubah konsep yang awalnya girly dan kalem menjadi sedikit bernuansa cadas. Perubahan dari MINX menjadi Dreamcatcher tentu harus disesuaikan oleh para anggotanya.

Tema yang Diusung


© Happy Face Entertainment / Dreamcatcher

Beberapa video klip yang dirilis Dreamcatcher sedikit bertema horor. Terbukti dengan rilisannya berupa single dan album berjudul “Akmong Escape the ERA (mini-album)”, “Akmong (single)”, dan “Akmong Fall asleep in the mirror (single)”. Judul-judulnya banyak ditemukan kata “akmong”. Apa itu? Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, “akmong” berarti “nightmare”. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka menjadi “mimpi buruk”.

Video klip yang masuk di album dan single tersebut otomatis akan bertema horor. Contohnya saja di video klip “Chase Me”. Di situ ada seorang lelaki pemburu hantu yang ingin mengusir hantu di sebuah rumah. Di sana dia selalu menemukan penampakan-penampakan dari hantu sang penunggu rumah. Hantu penunggu tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah para anggota Dreamcatcher. Kamera CCTV tidak menangkap keberadaan sang hantu, namun sang lelaki melihat dengan sangat jelas. Berikut ini adalah video klip “Chase Me” milik Dreamcatcher yang diunggah oleh Happy Face Entertainment di akun YouTube:


© Happy Face Entertainment / Dreamcatcher

Dreamcatcher berani tampil beda dan siap mengambil risiko atas konsep horor yang dipilihnya. Mereka berani tampil beda di luar maraknya musik pop yang dominan di Korea Selatan.
Tingkat Kecadasan Musik Dreamcatcher dengan Tema Horor yang Diusung Tingkat Kecadasan Musik Dreamcatcher dengan Tema Horor yang Diusung Reviewed by Beny Oki Sugiarto on 9/26/2018 04:00:00 AM Rating: 5

9 komentar:

  1. Lagu-pun ternyata ada yang bertema horor yaa, apakah sehoror film horor ???

    BalasHapus
  2. jeuuh horor gimana gan, kalau yang maennya cakep2 gitu, bukan horor tapi lebih ke semi horor, tapi klo denger musiknya kurang begitu suka, mungkin emang beda kali yah kalo konsepnya girl band atau band biasa kayak grup band wanita di jav,,, warna musiknya juah banget :D

    BalasHapus
  3. Kalau dari soal nama band saya lebih suka minx ya, karena lebih singkat nama tersebut jika dibandingkan dengan nama barunya, dreamcatcher.
    Mau lihat videonya langsung ah, biar tahu kecadasannya.

    BalasHapus
  4. keliatannya Benny lagi seneng korea-koreaan nih hehe, aku jadi tau nih ternyata ada juga band Korea yang mengusung tema horor, jadi inget michael jackson yang pernah bikin video klip horor

    BalasHapus
  5. Girl group memang sangat cerdas, apalagi dengan musik horornya, jadi pingin nonton lagi videonya :)

    BalasHapus
  6. wah kirain di Korsel cuma ada K-Pop ternyata ada yang ginian juga bang

    BalasHapus
  7. Dreamcatcher ini group band musik asal Korea Selatan ya? Lagu2 nya bertema horror?
    Tentang artis Korea saya nggak tahu menahu. Ngertinya cuma group Super Junior doang.. Itu juga nggak hafal personilnya.

    BalasHapus

Anda diharapkan membaca artikel ini dalam keadaan sadar dan tidak dalam paksaan pihak mana pun!

Beny Beny Oki Sugiarto - Penggemar Borussia Dortmund yang berharap Asami (LOVEBITES) kembali muda dan suatu saat nanti bisa membentuk supergroup bersama dengan Aldious, BAND-MAID, Cyntia, dan Mary's Blood.
Diberdayakan oleh Blogger.