INTERNATIONAL CHAMPIONS CUP
Sabtu, 21 Juli 2018 – 08:00 WIB
Soldier Field
o MANCHESTER CITY
vs
BORUSSIA DORTMUND
o
JADWAL PERTANDINGAN
Sabtu, 21 Juli 2018 – 08:00 WIB
International Champions Cup
Manchester City Borussia Dortmund
Minggu, 22 Juli 2018 – 15:00 WIB
International Champions Cup
Liverpool Borussia Dortmund
Kamis, 26 Juli 2018 – 07:00 WIB
International Champions Cup
Borussia Dortmund SL Benfica
HIGHLIGHTS BUNDESLIGA
TSG 1899 Hoffenheim 3 1 Borussia Dortmund
26' Andrej Kramarić
63' Ádám Szalai
73' Pavel Kadeřábek
Marco Reus 58'
-
-

Sabtu, 19 Mei 2018

Re:NO “Aldious” Lebih Cocok di Aliran Musik Pop atau Metal?


Re:NO lebih cocok di aliran musik pop atau metal? Dua pilihan tersebut tampaknya akan mudah dijawab ketika sudah tahu karakter khasnya. Re:NO memiliki nama asli Rino Nikaido. Namun, semenjak bergabung dengan Aldious pada tahun 2012 nama panggungnya berubah menjadi Re:NO.

Kembali ke tahun 2001 ketika Re:NO membentuk Suitei Shoujo bersama dengan Lissa. Grup yang dibentuknya mengusung aliran musik pop. Salah satu lagu yang terkenal berjudul “Shouchi no Suke”, sempat menjadi lagu penutup dari anime One Piece. Nah, dari sana sudah bisa diketahui jika awal Re:NO masuk ke dunia musik adalah menganut aliran musik pop.

Berlanjut ketika bergabung dengan Aldious, penampilan Re:NO seakan berubah. Perubahan yang jelas terlihat adalah pada tato yang tertempel di lengannya. Tidak berhenti di situ saja, bahkan riasan wajahnya juga demikian. Baiklah, kita setuju jika Re:NO paham betul musik pop ketika tergabung dengan Suitei Shoujo. Tapi, bagaimana ketika tampil bersama dengan Aldious? Re:NO bergabung dengan Aldious karena menggantikan posisi vokalis yang sempat ditinggalkan Rami karena alasan kesehatan. Aldious adalah band metal yang memiliki ritme musik yang cepat ketika eranya Rami dengan pembawaan vokal yang garang. Ketika Re:NO datang, konsep musik yang selama ini dianut Aldious menjadi berubah. Karakter vokal Re:NO saya rasa tidak cocok untuk mengisi bagian vokal di grup band metal.

Selama di Aldious, penampilan Re:NO berubah-ubah seiring mengikuti aliran lagu yang dibuat. Contoh penampilan garangnya terlihat di video klip “Butterfly Effect”, “Sweet Temptation”, dan “Other World”. Ya, meski lagu tersebut unsur metalnya tidak begitu terasa. Re:NO juga bisa tampil feminim dilihat dari riasan wajah, contohnya di video klip “die for you” dan “Without You”. Saya yang telah mengamatinya sejak beberapa tahun sebelumnya sudah bisa mengemukakan pendapat. Ketika Re:NO bergabung dengan Aldious—yang konsep awal band ini mengusung aliran musik metal—sebenarnya karakter vokalnya kurang cocok. Saya berpikir jika dia lebih cocok di aliran musik pop. Lalu, bagaimana dengan pendapat kalian?

2 komentar:

  1. Kalau saya pilih Re:NO tampil apa adanya dengan kemampuan yang dia miliki.

    BalasHapus