UEFA CHAMPIONS LEAGUE
Rabu, 12 Desember 2018 – 03:00 WIB
AS Monaco Borussia Dortmund

Analisis Aldious: We Are

“We Are”
Aldious

“We Are” merupakan judul lagu milik Aldious yang dirilis pada 29 November 2017. Lagu yang dibuat oleh band asal Osaka, Jepang ini menempati trek lagu nomor 2 dari total 9 lagu di mini-album “We Are”. Komposernya adalah Yoshi sang gitaris sedangkan di bagian ensemble dibuat oleh seluruh anggota Aldious.

Saya sempat terkejut dengan beberapa perubahan yang terjadi pada diri anggota Aldious. Bandingkan di album “We Are” dan di album sebelumnya, yakni “Unlimited Diffusion”. Kalau saya fokus di riasan wajahnya, mereka terlihat lebih dewasa di album “We Are”.

Analisis

Latar tempat pengambilan gambar untuk video klip terjadi di dua ruangan indoor, yang satu didominasi warna putih dan satunya di ruangan serba gelap dengan banyak pencahayaan. Kilauan cahaya yang disajikan terlihat keren. Saya rasa pembuatan video klip ini tampak sederhana dan hanya mengandalkan permainan cahaya saja.


(Screenshot 1)


(Screenshot 2)


(Screenshot 3)

Beberapa instrumen musik milik anggota Aldious ditampilkan di awal-awal video klip. Contohnya adalah gitar ESP yang digunakan Toki dan drum milik Marina. Mungkin mereka sedang memamerkan alat musik kebanggaannya. Saya kurang tahu tentang Toki dan Marina yang terkesan memamerkan alat musiknya seperti gitar dan drum. Saya kemudian mulai berpikir. Judul lagu ini adalah “We Are”, lalu saya mengaitkan hal ini. Opini yang muncul di pikiran saya adalah para anggota Aldious sedang memberitahu jika mereka adalah seorang musisi yang cinta dan loyal kepada musik.

Intro musiknya terdengar kalem, namun beberapa detik kemudian setelah Marina menggebuk drumnya suasana menjadi terlihat berubah. Musik yang tadinya diprediksi terdengar kalem kini menjadi menjadi agresif. Ini bisa menjadi semacam efek kejut bagi yang mendengarkannya.

• Re:NO (Vokal)


Re:NO tampak misterius. Dia beberapa kali memperlihatkan ekspresi raut wajah cuek dan terkesan sinis. Dia sedang memikirkan apa, ya? Busana yang dikenakan Re:NO adalah gaun berwarna putih dengan aksesoris warna biru yang terdapat di belakang punggungnya. Hal ini membuatnya terlihat dewasa.

• Toki (Gitar)


Toki tidak terlihat loncat-loncat seperti di beberapa video musik yang dia buat. Busana yang dia kenakan berwarna putih dipadukan dengan warna merah muda. Hal ini jelas membuktikan jika paduan warna ini masih dipertahankan.

• Yoshi (Gitar)


Dilihat dari penampilan Yoshi di video klip, dia tampak feminim. Setiap alunan musik dia nikmati.

• Sawa (Bass)


Saya berani mengatakan jika Sawa sang bassist terlihat cuek, tidak seperti biasanya. Kalau dari segi penampilan dia masih mempertahankan gaya rambut warna hitam dan dikuncir.

• Marina (Drum)


Sang drummer sekaligus anak dari drummer asal Amerika Serikat, Terry Bozzio, yakni Marina tampil enerjik. Hal ini karena faktor aliran musik yang diusung. Namun ketukan drum tidak secepat yang dibayangkan. Ini terjadi karena lagu ini sejenis lagu rock yang dipadukan dengan aliran musik pop.

Di bawah ini adalah video klip milik Aldious berjudul “We Are” yang diunggah di akun YouTube resminya.


© 2017 Aldious

Tags: Analisis Aldious - We Are; Analisis lagu Aldious - We Are; Sejarah lagu Aldious - We Are; Membahas lagu Aldious - We Are; Review lagu Aldious - We Are.
Analisis Aldious: We Are Analisis Aldious: We Are Reviewed by Beny Oki Sugiarto on 12/19/2017 08:36:00 AM Rating: 5

15 komentar:

  1. Halo, kali ini saya membahas tentang lagu milik Aldious yang berjudul We Are. Kritik dan saran ditunggu.

    BalasHapus
  2. untuk personilnya sih boleh dikatakan memang punya skil dan talenta luar biasa cuma setiap manggung berkesan seperti suasana mistis kalau aku bilang entah disengaja atau memang sudah bawaan panggung..😂😂

    BalasHapus
  3. saya fans sm drumernya, marina.. keren aja cewek ngdrumer,,

    BalasHapus
  4. Saya lebih tertarik pada Marina, pemain drumnya.

    BalasHapus
  5. Satu-satunya lagu Jepang yang aku suka itu Akane Sasu. Udah itu doang! Haha.

    BalasHapus
  6. Saya belum pernah denger Aldious
    mas beny dalem juga ya tentang artis2 dan penyanyi dari jepun

    musiknya saya suka, karena memang suka music2 keras. dan memang kerasa khas jepun nya.

    saya paling tau2 y kayak One OK Rock
    kapan2 bahas jg hehehe kalo bisa

    BalasHapus
  7. Marina, keren tu mas,,,kelihatan kuat senajan cewe..info mantap mas makasih..

    BalasHapus
  8. akuselalukagum dengan cewekyang bisa bermusik apalagi kalau bikin band wah mantap

    BalasHapus
  9. intronya sih lembut,,, kirain lagu slow melow... hahah :D tapi permainannya penuh skill banget... :D

    BalasHapus
  10. Saya terpesona sama penampilan bassisnya nih. Rambutnya yang dikuncir mengingatkanku pada seseorang. Wkwkwkwk

    BalasHapus

Anda diharapkan membaca artikel ini dalam keadaan sadar dan tidak dalam paksaan pihak mana pun!

Beny Beny Oki Sugiarto - Penggemar Borussia Dortmund yang berharap Asami (LOVEBITES) kembali muda dan suatu saat nanti bisa membentuk supergroup bersama dengan Aldious, BAND-MAID, Cyntia, dan Mary's Blood.
Diberdayakan oleh Blogger.