BUNDESLIGA
Sabtu, 16 Desember 2017 – 21:30 WIB
Signal Iduna Park
o BORUSSIA DORTMUND
vs
TSG 1899 HOFFENHEIM
o
JADWAL PERTANDINGAN
Sabtu, 16 Desember 2017 – 21:30 WIB
Bundesliga
Borussia Dortmund TSG 1899 Hoffenheim
HIGHLIGHTS BUNDESLIGA
1. FSV Mainz 05 0 2 Borussia Dortmund

Sokratis 55'
Shinji Kagawa 89'

Sabtu, 15 Juli 2017

Daniil Kvyat sang “Torpedo” yang Meledak-ledak


Daniil Kvyat

Semua orang pasti mengenal Kvyat—pembalap berkewarganegaraan Rusia—yang lahir pada tanggal 25 April 1994. Pembalap ini dikenal karena agresif dan terkesan urakan. Ya, jika dilihat dari beberapa kasus yang terjadi memang menunjukkan demikian. Salah satu pembalap peraih gelar juara dunia F1, Sebastian Vettel bahkan menjulukinya sebagai “torpedo”. Menurut KBBI, torpedo adalah senjata peledak berbentuk cerutu besar yang diluncurkan dari kapal, kapal selam, atau pesawat terbang untuk menenggelamkan kapal lain.

Kejadian ini sebenarnya sudah lama terjadi semenjak tahun 2016 di GP China. Pada waktu itu Kvyat masih berada di tim Red Bull Racing. Dia menyetir terlalu agresif sehingga Vettel (Ferrari) yang berada di depannya merasa terancam. Vettel mencoba menghindar, namun justru membuatnya menabrak rekan setimnya, Raikkonen. Nah, pada waktu itu Kvyat dan Vettel menjadi sorotan media karena saling beradu argumen usai balapan.

Berikut ini adalah percakapan antara Kvyat dan Vettel usai balapan di GP China 2016 (saya kutip dari bola.com).

Vettel: Anda datang seperti torpedo!

Kvyat: Itulah balapan.

Vettel: Jika saya tetap melaju di jalur yang sama, Anda akan crash!

Kvyat: Jangan melakukannya ....

Vettel: Tapi ada mobil di bagian kiri!

Kvyat: Yang bisa saya lihat hanya tiga mobil di depan. Saya hanya punya dua mata.

Vettel: Anda tak seharusnya menabrakkan mobil ke orang lain.

Kvyat: Kita tak melakukannya.

Vettel: Anda melakukannya.

Adu argumen ini terjadi usai balapan. Pada waktu itu, Nico Rosberg (Mercedes) menjadi juara 1, kemudian disusul Sebastian Vettel (Ferrari) di posisi 2, dan Daniil Kvyat (Red Bull) di posisi 3. Banyak anggapan jika akademi Red Bull mendidik para pembalapnya dengan keras. Hal inilah yang membuat akademi Red Bull menjadi akademi yang disegani dan mampu mencatak para pembalap handal. Namun, apakah terlalu agresif menjadi masalah?


F1 GP Rusia 2016: Kvyat vs Vettel

Konfrontasi antara Kvyat dan Vettel masih berlanjut, kini terjadi di tanah Rusia dalam F1 GP Rusia. Balapan di negara sendiri saya rasa akan membuat Kvyat semakin percaya diri. Dari gambar di atas menunjukkan jika Kvyat masih dilabeli torpedo yang sangat agresif.



Gambar di atas adalah ketika Kvyat memperkuat tim Scuderia Toro Rosso di musim 2017. Bagaimana menurut kalian?

Saya rasa Kvyat merasa senang ketika mendapat julukan “torpedo” oleh Vettel. Bahkan dia mendesain helm miliknya dengan gambar seseorang (terlihat seperti dirinya) sedang menaiki torpedo. Entah, mungkin ini sindiran darinya kepada Vettel.





Tags: Daniil Kvyat sang “Torpedo” yang Meledak-ledak; Awal Mula Daniil Kvyat Mendapat Julukan “Torpedo”; Alasan Daniil Kvyat Disebut “Torpedo”; Daniil Kvyat Berjuluk “Torpedo”; Julukan Daniil Kvyat; Daniil Kvyat Membalap dengan Cara Agresif.

3 komentar:

  1. Ngeri juga ya mas.kalo balapan, seperti itu..
    Apa dari pihak juri tidak menegur daniil kvyat..mas....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kvyat pernah dapat hukuman, kok. Waktu itu dia di 2016 gabung ke tim RBR, tapi karena kasusnya kayak gitu akhirnya dia turun ke tim B-nya RBR, yakni STR.

      Hapus
  2. saya suka gaya balapnya nnih si kyvat, agresif juga perlu loh dalam balapan biar lawan jadi terintimidasi dan gak fokus balapan

    BalasHapus

Cari Artikel