BUNDESLIGA
Minggu, 11 November 2018 – 00:30 WIB
Borussia Dortmund FC Bayern München

Super Power ala Mercedes AMG F1 di 2016

Super Power ala Mercedes AMG F1 di 2016

Kita akan membahas tentang tim mobil balap F1 yang sulit tergoyahkan pada tahun 2014 dan 2015, yakni Mercedes AMG Petronas.


Saya sebenarnya kurang memahami dunia otomotif, terlebih pada mesin, tapi saya lumayan memahami beberapa informasi di dalamnya, hasil mencari data di internet. Mengenai hal ini, saya juga sering tanya jawab dengan Bung M. Wahab S.—komentator F1 di GlobalTV—melalui jejaring sosial Twitter. Baiklah, kita mulai saja.

• Mercedes adalah perusahaan mobil yang berasal dari Jerman.

• AMG adalah divisi dari perusahaan otomotif Jerman, Mercedes-Benz. Divisi ini mempunyai spesialisasi di mobil mewah berperforma tinggi.

• Petronas adalah perusahaan tambang minyak dan gas yang berasal dari Malaysia.

Tiga nama ini jika digabungkan, maka akan menjadi Mercedes AMG Petronas. Masuk akal. Sudah paham?

Di tahun 2016, tim ini menggunakan engine Mercedes PU106C Hybrid dan sasis F1 W07 Hybrid. Engine yang dipakai Mercedes AMG Petronas ini sama dengan yang dipakai Manor Racing. Kenapa performa Manor Racing tidak bisa seperti Mercedes AMG Petronas? Nah, ini dia masalahnya. Mungkin karena faktor settingan dari masing-masing tim yang berbeda.

Ciri khas dari Mercedes adalah warna silver.


Mercedes AMG - F1 W07 Hybrid

Empat dari sebelas tim di F1 musim 2016 menggunakan power unit dari Mercedes, di antaranya adalah Mercedes AMG Petronas, Williams Martini Racing, Sahara Force India, dan Manor Racing, tim sisanya ada yang memakai power unit dari Ferrari (Scuderia Ferrari, Scuderia Toro Rosso, Haas, dan Sauber), Renault (Red Bull Racing dan Renault Sport), dan Honda (McLaren).

Tim Mercedes AMG Petronas memang sangat mendominasi. Salah satu pembalapnya selalu saja naik podium, kalau tidak Nico Rosberg ya Lewis Hamilton. Bahkan, saya juga sempat membuat fanfiction “Light in the Dark” yang terdapat tokoh Nico Rosberg dan Lewis Hamilton. Silakan dibaca, ya!

Meski saya juga mendukung tim ini, tapi kalau terlalu mendominasi akan membuat balapan di F1 menjadi kurang menarik dan terlihat membosankan. Lawan terdekat yang mampu menyaingi tim ini adalah Red Bull Racing dan Scuderia Ferrari. Tim lain hanya sebagai tim pelengkap saja, miris. Faktor finansial juga berpengaruh pada performa mesin. Tim kaya raya akan selalu di atas sedangkan tim menengah ke bawah akan tetap di bawah.

Lihatlah ketika Nico Rosberg dan Lewis Hamilton sudah mampu menjaga gap dengan lawan di belakang, apa yang ada di benak pikiran kita? Mereka berdua akan terlihat seperti tidak punya lawan, ngacir di depan!

Kita sepakat kalau yang akan menjadi juara dunia di klasemen konstruktor F1 2016 adalah Mercedes AMG Petronas. Kalau untuk juara dunia pembalapnya antara Nico Rosberg dan Lewis Hamilton. Poin mereka berdua di klasemen selalu kejar-kejaran terus!

Bagaimana pendapat kalian akan hal ini? Silakan berkomentar untuk yang ingin menambahkan opini dari saya!
Super Power ala Mercedes AMG F1 di 2016 Super Power ala Mercedes AMG F1 di 2016 Reviewed by Beny Oki Sugiarto on 10/31/2016 04:08:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Anda diharapkan membaca artikel ini dalam keadaan sadar dan tidak dalam paksaan pihak mana pun!

Beny Beny Oki Sugiarto - Penggemar Borussia Dortmund yang berharap Asami (LOVEBITES) kembali muda dan suatu saat nanti bisa membentuk supergroup bersama dengan Aldious, BAND-MAID, Cyntia, dan Mary's Blood.
Diberdayakan oleh Blogger.